Kisah Fiksi Mini: Putri dari Negeri Cahaya
Kisah Fiksi Mini: Putri dari Negeri Cahaya
Di suatu tempat yang tersembunyi dari peta dunia, ada sebuah negeri bernama Auralei — negeri yang selalu disinari cahaya lembut dari langit, bahkan saat malam tiba. Di sanalah tinggal seorang gadis bernama Aurelia, sang Putri dari Negeri Cahaya.
Lahir dari CahayaAurelia bukan putri biasa. Ia lahir dari percikan cahaya bintang pertama yang jatuh ke bumi. Kulitnya bersinar lembut, matanya memantulkan warna langit senja, dan setiap langkahnya meninggalkan jejak cahaya tipis yang hanya bisa dilihat oleh hati yang tulus.
Meski begitu, Aurelia tumbuh sebagai anak yang pendiam. Ia tak pernah tahu asal-usul sebenarnya. Yang ia tahu, setiap kali ia bersedih, langit di atas Auralei tampak lebih redup.
---
Hari Gelap DatangSuatu hari, cahaya negeri mulai meredup. Langit tampak kelabu, dan bunga-bunga yang dulu memancarkan kilau, kini layu tak bernyawa. Penduduk ketakutan — mereka yakin, ada sesuatu yang salah dengan Hati Cahaya, kristal sakral yang menjaga sinar negeri.
Aurelia, dengan ragu, menawarkan diri untuk mencari jawabannya.
> “Cahaya itu bukan dari luar. Mungkin... selama ini, ada cahaya yang hilang dari dalam diriku sendiri.”
---
Perjalanan Menuju KegelapanIa menapaki hutan-hutan gelap, menyeberangi danau hitam, dan akhirnya tiba di kuil tua di ujung dunia. Di sana, ia menemukan Hati Cahaya — retak, nyaris padam.
Dalam diam, Aurelia mendekat. Saat ia menyentuh kristal itu, ingatan demi ingatan muncul: tawa ibunya, pelukan ayahnya, senyuman teman-temannya, dan rasa sakit saat merasa tak cukup terang.
Lalu ia menangis. Tapi dari air matanya, lahirlah cahaya paling murni.
---
Bangkitnya AuraleiCahaya itu menyembuhkan retakan kristal, dan dalam sekejap, langit kembali bersinar seperti dulu. Aurelia kembali ke istana, bukan sebagai anak yang bertanya-tanya siapa dirinya — tapi sebagai putri yang tahu bahwa cahaya terkuat adalah yang datang dari hati yang pernah gelap, lalu memilih menyala lagi.
---
Cerita ini aku dedikasikan untuk siapa pun yang pernah merasa redup. Ingat, kadang kamu hanya butuh sedikit keberanian untuk melihat bahwa cahayamu masih ada — menunggu kamu menyentuhnya.Sampai jumpa di kisah selanjutnya!
— yoihime
---
Ulasan
Catat Ulasan